CSR PJB PAITON

Penanaman Bersama OIS

Eko Setyawan | Rabu, 10 Mei 2017 - 09:49:14 WIB | dibaca: 185 pembaca

Hendang Suroso (Putih) Melakukan Penanaman Padi dengan Kades Kotaanyar dan Warga

Kotaanyar – Pertanian merupakan sektor yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ditengah modernisasi yang membuat lahan pertanian kian menyempit, petani harus terus berinovasi agar produksi semakin meningkat. Sedangkan penggunaan bahan kimia pertanian juga bertambah tiap tahunnya. Guna mengatasi fenomena tersebut, PT PJB UP Paiton mengajak masyarakat untuk kembali pada metode pertanian organik. Kali ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) UP Paiton yang bertajuk Organic Integrated System (OIS) dilaksanakan di Desa Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Pada Kamis (27/4), UP Paiton melakukan penanaman padi bersama Pemerintah Desa Kotaanyar dan Kelompok Tani penerima program sebagai simbolisasi dimulainya program.

“Program ini merupakan pengembangan dari OIS yang sebelumnya sudah kami lakukan di Desa Jabung Candi dan Jabung Sisir. Dengan pengembangan program diharapkan yang menerima manfaat tambah banyak. Kualitas petaninya juga tambah bagus,” tutur Hendang Suroso, Manajer Keuangan dan Administrasi PT PJB UP Paiton.

Petani mengaku antusias mengikuti program OIS. Hal ini ditunjukkan dengan luasan lahan yang mengikuti program mencapai 9,5 Ha dengan 32 petani penerima manfaat dari 3 Kelompok Tani. Luasan lahan melebihi target 5 Ha yang dicanangkan pada tahap pertama. Program ini sendiri bekerja sama dengan Training Centre Tri Karya Jadi sebagai pendamping.

“Penambahan luasan lahan ini karena petani sangat antusias untuk mengikuti program. Ini kan menunjukkan kesadaran petani akan metode pertanian organik juga tinggi,” ujar Abdul Nasir, Ketua Training Centre Tri Karya Jadi.

Kepala Desa Kotaanyar, Suprihatin, mengatakan Pemerintah Desa sangat mendukung adanya Program OIS dari CSR PT PJB UP Paiton. Karena produksi petani dari tahun ke tahun terus menurun, sedangkan biaya tanam justru semakin meningkat. “Sebelum semuanya terlambat, kita harus mengubah perilaku tanam para petani. Program Pemerintah juga kan fokus di ketahanan pangan,”

Seusai penanaman, acara dilanjutkan dengan pertemuan bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kotaanyar guna koordinasi program lebih lanjut.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)